Text
Di Bawah Telapak Kakimu
Ketika nafsu telah menggelegak, jiwa yang seharusnya suci pun menjadi terpinggirkan. Karena nafsu, nilai-nilai kebenaran dikebiri. Dan, demi memuaskan nafsu, ikatan-ikatan suci diputuskan.
Demikianlah yang terjadi antara dua keluarga yang masih memiliki pertalian darah. Mak Ijah dan Dimas, putranya, harus menghadapi kenyataan bersengketa dengan Haris, kakak Mak Ijah, dan keluarganya, gara-gara masalah sawah.
Dengan siasat licik, keluarga Haris secara zahir akhirnya bisa memenangkan sengketa itu. Dengan kepintaran, Kelicikan, dan kekayaan yang dimiliki, keluarga Haris memeperoleh dukungan, mendapatkan alibi, hingga mampu memutarbalikan fakta yang sebenarnya. Mereka lupa bahwa di atas langit masih ada langit, dan semua langit tunduk kepada penciptanya.
Mak Ijah dan Dimas yang terpojok dan tersudut, akhirnya hanya bisa pasrah. Mak Ijah yang miskin dan janda, yang serig kali digunjing warga dan dihina, memang kalah dalam soal sengketa sawah itu, tetapi mereka tak pernah kalah di hadapan Yang Maha Memilki segalanya.
| 632 | 813 MUH r c.1 | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan | |
| 10042 | 813 TAU d c.2 | (RAK 600) | Tersedia |
| 10104 | 813 TAU d c.1 | My Library (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain