Text
Setiap Baris Hujan
menanti hujan
entah kapan reda
kulupakan setiap wajahmu
yang pernah tiba
pada setiap baris hujan
yang jatuh, mengetuk-ketuk
detak sepiku, senyummu pula
menulis baris itu jadi kalimat
- cuaca khianat -
pada setiap kalimat hujan
yang kubaca sebagai genangan
seperti mengantar kenangan
ketika rumah-rumah jadi perahu
orang-orang sebagai pelepah
mengarung, melarung...
| 00689 | 811 ISB s c.1 | (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain