Text
Abigail
Bagi Abigail, “Cinta di antara sepasang anak manusia hanya menyebabkan luka dan rindu yang mengendap dalam jiwa sungguh menggoreskan pedih. Sebab itu ia tidak pernah ingin mencintai lagi. Ia hanya ingin mengasihi sebagai insani dan menyimpan semua kenangan manis yang pernah ada dalam secuil bait kenangan” Cukup sekali dan tak akan terulang lagi! Namun seorang dari masa kecilnya kerap muncul tak terduga dan berkata, “Abigail
Adriella, gadis kecil pengikut Tuhan yang penuh kegembiraan hati. Aku berharap engkau selalu gembira dalam hidupmu seperti arti dari namamu!”
Sungguhkah ia merasa bahagia dengan jalan hidup yang dipilihnya? Sungguhkah takdir hidupnya demikian adanya? Atau ia masih tetap berharap, “Sekiranya Tuhan berkehendak maka cinta sejati dapat menemukan jalannya untuk bermuara di samudera kehidupan bahagia abadi.
| 09746 | 813 SUM a c.1 | My Library (RAK 800) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-04-23) |
| 09745 | 813 SUM a c.2 | My Library (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain