PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sejarah Tafsir Quran

Text

Sejarah Tafsir Quran

Ahmad Asy-Syirbashi - Nama Orang;

uku yang ada di tangan pembaca ini berbicara tentang dinamika sejarah penafsiran al-Qur’an yang mencoba mengkombinasikan dan mendialogkan pendekatan historisperiodik dengan pendekatan filosofis-konseptual dalam memotret perkembangan aliran-aliran tafsir dari Era klasik, Pertengahan sampai modern-kontemporer. Meski dalam uraian-uraiannya mungkin belum semuanya rinci namun yang jelas karya sederhana ini diharapkan dapat memancing para peneliti untuk mengkaji secara lebih tajam. Meski buku ini masih dalam tahap survei awal, tapi usaha ini rasanya patut dihargai. Sebab hal ini menunjukkan ‘sedikit’ adanya kesadaran akademis dari penulis untuk ikut mensosialisasikan pentingnya menyadari aspek historsitas dari munculnya aliran-aliran tafsir. Pembagian mazhab penafsiran menjadi tiga periode yaitu, Klasik, Pertengahan dan Kontemporer didasarkan atas episteme dan paradigma yang mendasari masing-masing periode tersebut. Hal ini mengisyaratkan bahwa sistem dan pola penafsiran masing-masing periode itu tidak lepas dari perkembangan pemikiran manusia. Pada periode klasik penafsiran atas al-Quran cenderung bersifat mitis. Artinya, di situ belum ada kritisisme dalam menerima sebuah produk tafsir. Jadi, seolah-olah tafsir Nabi dan para sahabat diterima begitu saja hingga nyaris tanpa kritik. Sementara tafsir pada periode pertengahan sebagai kelanjutan periode sebelumnya, meski sudah ada sedikit nuansa kritisisme, namun masih menunjukkan wajah yang ideologis, sebab di situ pembelaan terhadap mazhab yang dianut oleh mufassirnya sangat kental mewarnai tafsirnya. Artinya tafsir-tafsir yang muncul pada masa abad pertengahan sarat dengan kepentingankepentingan idiologis dan politik. Berbeda dengan tafsir yang muncul pada periode modern-kontemporer di mana penafsiran atas ayat-ayat al-Quran memiliki kecenderungan kritis-ilmiah dan sudah diwarnai oleh pendekatan hermeneutis lebih bersifat kritis-filosofis.


Ketersediaan
08045297.5 AHM s c.1 (RAK 200)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
297.5 AHM s c.1
Penerbit
Jakarta : Pustaka Firdaus., 1985
Deskripsi Fisik
174hlm.;19 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
297.5
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet.1
Subjek
sejarah islam
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik