Text
Hakikat Manusia Pancasila Menurut Notonagoro dan Drijarkara
Buku Hakikat Manusia Pancasila Menurut Notonagoro dan Drijarkara (Aktualisasinya bagi Demokrasi Indonesia) ini membahas secara mendalam tentang pikiran-pikiran filsafat Pancasila dari dua filsuf besar, yakni Prof. Dr. Notonagoro dan Prof. Dr. N. Drijarkara, SJ. Keduanya tidak diragukan lagi sebagai filsuf yang memberikan kontribusi besar bagi perumusan atau pengembangan filsafat Pancasila. Dengan latar belakang pendidikan filsafat dan sosio-kultural yang berbeda, membandingkan pemikiran kedua filsuf ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang filsafat Pancasila. Notonagoro dengan pendekatan esensialistik-nya berhasil merumuskan hakikat filsafat Pancasila yang bersifat mutlak dan universal, sedangkan Drijarkara dengan pendekatan fenomenologi eksistensial mistiknya berhasil membuktikan bahwa Pancasila merupakan cerminan kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Selain menawarkan rekonstruktif atas filsafat Pancasila, buku ini juga menyajikan usaha untuk mengkontekstualisasikan filsafat Pancasila dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
“Sejak dahulu Indonesia adalah bangsa yang beragam karena di dalamnya hidup dan bersemayam banyak tradisi keagamaan, beragam etnis dan bahasa, dan kaya akan budaya lokal. Keberagaman telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang menjadikannya berbeda dengan bangsa lainnya.”
| 10057 | 320.509598 YOS h c.1 | My Library (RAK 300) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain