Text
Sejarah Nasional I
Sejarah alam semesta jauh lebih panjang jika dibandingkan dengan sejarah umat manusia. Manusia baru muncul pertama kali di muka bumi kira-kira tiga juta tahun yang lalu, bersamaan dengan terjadinya berkali-kali pengesan (glasiasi) pada suatu tingkat yang disebut Kala Plestosin. Pada saat di daerah-daerah dekat kutub terjadi pengesan, di daerah tropis yang tidak terkena pelebaran es mungkin sekali terjadi musim hujan atau privial dan pada waktu suhu naik terjadilah interpluvial. Masa berlangsungnya pluvial dan interpluvial di Asia dan Kepulauan Indonesia ini belum diketahui dengan jelas, karena penyelidikan-penyelidikan endapan Plestosin di daerah tersebut belum dilakukan secara giat. Perkembangan akal-akal manusia yang tercermin dari hasil budaya yang diciptakan itu amat dipengaruhi oleh lingkungan alam disektarnya. Perubahan yang terjadi di dalam alam dipengaruhi oleh dengan iklim, dan bentuk permukaan tanah dan segala peristiwa alam lainnya.
| 10162 | 959.8 SAR s c.1 v.1 | My Library (RAK 900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain