Text
Flying With You
BerandaTentang Buku[Review] Flying with You — Nadine Zulia Putri
[Review] Flying with You — Nadine Zulia Putri
Rido ArbainSelasa, Desember 17, 2013
Flying with You. Kemarin, di saat Palembang sedang hujan-hujannya, novel ini resmi masuk ke dalam jajaran "buku koleksi Rido yang ditandatangani penulisnya langsung". Setelah sebelumnya memaksa-maksa Tere Liye, Moammar Emka, Kirana Kejora, dan Roy Saputra untuk membubuhkan tanda tangan di buku karya mereka, kali ini yang jadi korbannya adalah adik tingkat sendiri di (mantan) kampus. Nadia Zuliaty Syaputri yang konon memakai nama pena Nadine Zulia Putri.
Senaaaaaang. Cuma, kabar buruknya, umur Nadia baru 18 tahun dan udah nerbitin dua novel. A....aku? *menatap draf novel yang belatungan*
Sembari meratapi kemalasan diri sendiri, mari simak saja review-ku untuk novel Flying with You. Bekicot!
Judul : Flying with You
Penulis : Nadine Zulia Putri
Penerbit : Senja (Diva Press Group)
Tahun Terbit : Desember 2013
Cetakan : Pertama
Tebal : 266 hlm
ISBN : 9786022554
Sama seperti cinta, luka yang kita dapat sebelum tahu artinya cinta, akan membuat kita bertahan lebih lama. Cinta jauh lebih indah daripada goresan luka. Dan pasti, kita memilih untuk lebih lama mekar bersama cinta, bukan?
Cinta yang besar, kecantikan yang memikat, keberanian yang menjulang, apa artinya tanpa ketulusan? Tanpa kemurnian hati? Tanpa kesucian dan keanggunan menerima cinta?
Berkisah tentang Raya, seorang pramugari junior di salah satu maskapai penerbangan yang-tak-disebutkan-namanya. Di saat flight pertamanya, Raya bertemu dengan pria bernama Raffa, salah seorang pilot senior di maskapai tersebut. Kesan pertama yang didapat Raya saat pertama berjumpa dengan Raffa adalah... kesinisan. Kalimat cemooh dan merendahkan dari seorang pilot senior tampan kepada pramugari junior polos. Gitu amat ya, padahal baru kenal. Hih!
Raya digambarkan seperti sosok wanita pada umumnya; lemah, pasrah, suka mengeluh, dan sering foto-foto di toilet mal (?). Kalau ditilik dari narasi Raya sebagai PoV 1, dia ini nggak cengeng, tapi cenderung mudah menggerutu. Apalagi jika sudah berhadapan dengan Raffa; tipikal cowok dingin, suka ngamuk nggak jelas, agak anti cewek―sebelum bertemu Raya, dan kadang-kadang narsis juga.
| 10408 | 813 NAD f c.1 | My Library (RAK 800) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-04-23) |
Tidak tersedia versi lain