Text
Cafe Lovers
Novel karya Rosyidina Afifah ini memiliki dua tokoh utama, yaitu Ersen dan Adile. Ersen, lelaki berusia 26 tahun baru saja pindah dari Izmir ke Istanbul dan Adile, seorang gadis pelukis dengan rambut coklat almond bergelombang sepunggung. Keduanya bertemu dalam insiden tertukarnya tas belanjaan.
Ersen bekerja di sebuah kafe bersama Sahan. Tak lama kemudian, Sahan membuka kafe sendiri dan Ersen pun pindah ke sana. Ada sebuah alasan besar yang membuat Ersen terpaksa harus pindah meskipun sudah betah di Kafe Velvet. Hal ini berkaitan dengan Adile, gadis yang sudah menjadi temannya yang sering mengunjungi kafe itu.
Kisah yang mengangkat kehidupan para pelayan kafe ini cukup menarik dan sederhana, seperti layaknya kisah hidup sehari-hari. Dari novel ini kita bisa memahami bahwa ternyata dari hal-hal sederhana juga bisa muncul sebuah konflik yang bisa diolah menjadi kisah yang panjang.
Sinopsis
Berawal dari insiden kantong belanja yang tertukar, Ersen bertemu dengan Adile, gadis periang yang mendalami lukisan aliran surealis. Setiap tiga hari, Adile mengunjungi Ersen di Kafe Velvet, tempat pria itu bekerja.
Suatu ketika, Adile menjanjikan sebuah kejutan pada ulang tahun Ersen, tepat seminggu lagi. Ersen amat tak sabar dengan itu. Ia penasaran, kejutan seperti apa yang disiapkan Adile untuknya.
Di hari ulang tahunnya, Ersen mendapatkan kejutan yang lain. Adille menghilang. Kenapa? Apa yang terjadi pada Adile? Begitulah tanya Ersen setiap hari. Rasa tanya itu menghantuinya, menuntut jawaban. Akan kah Ersen mendapatkan jawaban dari segala tanyanya akan Adile?
| 10523 | 813 ROS c c.1 | My Library (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain