Text
Terima Kasih atas Kehidupan ini
Usaha melupakan kenangan setamsil keinginan memisahkan kepala dengan ingatannya dan hati dengan perasaan. Berdamailah dengan ingatan dan perasaan yang keterlaluan. Lalu terimalah seulas senyuman bahwa di antara gemuruh kemuakan, kau sama sekali tak sanggup menepiskan derai kerinduan untuk membawanya pulang.
Ada banyak kenyataan di sini, banyak hikayat, banyak renungan, banyak perjalanan. Perjalanan kita semua: setiap kehidupan kita.
Sinopsis :
Dari semua usaha dan keahlian yang kita punya di dunia, kemampuan bertahan hidup lah yang paling luar biasa. Semua orang memiliki hidupnya, tapi mungkin hanya sebagian saja yang berani dan mampu untuk mempertahankan hidup sebaik-baiknya.
Setiap Orang Punya "Monsternya" Sendiri Tiap orang punya masalahnya sendiri untuk dihadapi. Setiap orang punya pertarungannya masing-masing untuk ditaklukkan. Pada dasarnya dalam setiap kehidupan selalu ada monster yang harus bisa kita kalahkan sendiri.
Menaklukkan monster itu juga butuh kekuatan dan keberanian luar biasa. Meski saat ini kita belum bisa mengalahkannya, tapi selama kita masih bisa kembali melanjutkan hidup, akan ada saatnya monster itu lenyap dengan sendirinya.
Buku ini (akan) membahas tentang cara berkomunikasi, khususnya ucapan yang melindungi penulis serta pernah membantu hal-hal lain sesuai kejadian yang penulis alami. Jadi tentunya setiap bab, penulis selalu menyisipkan kisah yang ia alami dan cara mengatasi kejadian itu.
| 10608 | 813 EDI t c.1 | My Library (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain