PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Melangkah

Text

Melangkah

J. S. Khairen - Nama Orang; Yayi Dewintya - Nama Orang; Indah Sipahutar - Nama Orang;

Novel Melangkah merupakan novel karya penulis dengan darah Minang yaitu J.S Khairen yang kesebelas dengan genre fantasi aksi. Berbeda dengan karyanya yang sebelumnya, novel Melangkah ini memberikan sedikit kisah fantasi yang cukup menarik bagi para pembacanya. Jadi, tidak heran, apabila pembaca memberikan rating 4.16 untuk buku ini melalui laman Good Reads.

Dalam novel Melangkah, ada 36 episode serta 5 babak. Pada babak pertama novel ini, sekilas J.S Khairen menjelaskan mengenai apa yang akan terjadi pada masa depan. Novel satu ini memiliki alur maju dan mundur.

Ketika membaca novel Melangkah, pembaca akan bertemu dengan beberapa karakter utama. Ada 4 karakter utama dalam novel ini, keempatnya adalah mahasiswa ekonomi dengan karakter unik, karena keempatnya jago bela diri yaitu silat.
Sementara itu, Arif adalah juara silat kedua dan ia digambarkan sebagai seseorang yang pemberani. Sedangkan Ocha adalah orang yang pandai ilmu ekonomi dan ia diam-diam juga jago ilmu bela diri.

Mereka berempat berencana untuk bertualang dan berlibur di kampung halaman Aura yaitu di Sumba. Sejak awal berencana untuk pergi ke Sumba, mereka berempat banyak menemui hal-hal yang aneh yang muncul. Beberapa peristiwa aneh tersebut termasuk adanya tragedi yang mereka alami di pesawat, pemadaman listrik hingga beberapa hal mistis ketika berlibur di Sumba.

Aura adalah tokoh utama dalam novel Melangkah ini. Aura digambarkan sebagai seorang anak dari raja Sumba yang memiliki tugas untuk menjalankan sebuah pesan arwah dari sang nenek moyang.

Bersama dengan ketiga sahabat karibnya, Aura serta kawan-kawannya berusaha untuk dapat memecahkan rangkaian masalah yang ada. Berbekal dengan tekad penuh sebagai seorang perempuan Sumba dan pengetahuan yang ia miliki dibidang ekonomi serta keahlian bela diri berupa pencak silat.

Melangkah merupakan sebuah novel yang memiliki latar belakang Sumba yang sangat kental. Dari awal hingga akhir artikel, J.S Khairen mengajak para pembaca untuk mengarungi dan menjelajahi pelosok daerah Sumba bersamaan dengan keempat sahabat.

Pada bab-bab awal novel Melangkah, J.S Khairen mampu membuat pembaca merasa bersemangat sekaligus penasaran dengan akhir cerita. Menurut beberapa pembaca yang menulis review di laman Good Reads, beberapa menilai bahwa novel ini memiliki fast pace.

Pembukaan novelnya cukup panjang dan penulis telah memberikan beberapa petunjuk tentang permasalahan yang ada dalam novel ini. Meskipun beberapa berpendapat bahwa novel ini memiliki alur fast pace, tetapi yang lainnya beranggapan bahwa pembukaan novel terlalu bertele-tele.

Tentu saja, agar para pembaca dapat mengenal setiap tokoh dengan baik dan mengetahui peran dari keempat tokoh utama tersebut, maka J.S Khairen memperkenalkan setiap tokohnya satu persatu dengan detail. Sayangnya, detail penjelasan tentang tokoh tersebut justru terkesan bertele-tele dan membosankan, karena terlalu panjang.

Di balik alur kisah yang terlalu panjang dan terlalu banyak menyertakan detail tersebut, J.S Khairen rupanya berhasil menyajikan kisah menarik tentang petualangan keempat sekawan yang pergi berlibur di Sumba.

Setiap adegan aksi, digambarkan dengan baik sehingga para pembaca akan ikut tegang ketika salah satu tokoh sedang memamerkan aksi pencak silatnya dan menyerang para penjahat. Buku ini tidak hanya menceritakan tentang persahabatan remaja atau kisah laga yang klasik, akan tetapi ada sisi unik yang membuat novel satu ini pantas mendapatkan rating tinggi.

J.S Khairen mengombinasikan cerita tentang kehidupan remaja, aksi laga, budaya, adat dan tentunya ekonomi. Unsur budaya, adat serta tradisi dalam novel ini bahkan tidak hanya numpang lewat saja, tetapi cukup kuat dan memberikan pengalaman tersendiri bagi para pembacanya.

Selain itu, J.S Khairen juga ikut mengangkat isu sosial politik disertai dengan sindiran dan kritikan pada isu-isu terkini. Jadi, pesan yang ingin disampaikan oleh penulis dapat tersampaikan cukup baik.


Keempat mahasiswa tersebut bernama Arif, Siti, Ocha dan Aura. Siti adalah anak yang sangat jago silat, ia bahkan telah berhasil mendapatkan 37 medali.


Ketersediaan
10635813 KHA m c.1My Library (RAK 800)Tersedia
10634813 KHA m c.2My Library (RAK 800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 KHA m c. 1
Penerbit
Jakarta : Grasindo., 2024
Deskripsi Fisik
ix,354hlm.:ilus.; 20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786020523316
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 6
Subjek
novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik