Text
Rumah untuk Alie
Alie Ishala Samantha, 16 tahun, tidak pernah menyangka hidupnya akan menjadi serumit ini.
Awalnya, ia hidup dalam keluarga yang penuh cinta, di rumah yang selalu memberikan kehangatan. Namun, sejak dituduh sebagai penyebab kematian Bunda Gianla lima tahun lalu, semuanya berubah menjadi 180 derajat. Julukan “pembunuh” pun melekat padanya, dan ia terus menerima penolakan serta rasa sakit dari ayah dan keempat saudaranya: Sadipta, Rendra, Samuel, dan Natta.
Alie merasakan neraka dunia akibat ayah dan keempat saudaranya itu. Rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindung, justru menjadi tempat penyiksaan bagi fisik dan mentalnya. Pertanyaan ini sering menghampiri Alie: sampai kapan ia harus menjalani semua ini? Akankah rumah ini suatu hari nanti akan kembali menjadi rumah baginya?
| 10878 | 813 LEN r c.2 | My Library (RAK 800) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-04-23) |
| 10877 | 813 LEN r c.1 | My Library (RAK 800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain