Text
Bedebah di Ujung Tanduk
Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi. Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apapun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan, bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.
| 11397 | 813 TER b c.1 | My Library (RAK 800) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-04-21) |
Tidak tersedia versi lain