PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Dongeng Kucing

Text

Dongeng Kucing

Boy Candra - Nama Orang; Linda Irawati - Nama Orang; karang marhaen - Nama Orang;

Cerita ini tentang kehidupan hewan-hewan liar di kolong bawah jalan tol. Kucing, Landak Tua, Tikus Tua, Berang-Berang, Biawak, Burung Gereja, Pak Ghost (kucing jantan tua), dan Bu Merti (kucing betina tua). Pak Ghost dan Bu Merti dikabarkan hilang entah ke mana. Warga kolong bawah jalan tol merasa kehilangan kedua kucing tua yang dihormati itu. Pak Ghost dan Bu Merti meninggalkan satu anak betina bernama Gloria. Gloria, si kucing betina, menjalin cinta dengan Pablo, si kucing jantan personel band The Fish. Bersama Pablo, Gloria melahirkan dua anak kembar. Namun mirisnya, Pablo meninggalkan Gloria dengan berselingkuh dengan kucing betina lain.

Pada saat melahirkan, Gloria harus mengembuskan napas terakhir. Ia meninggalkan kedua anak kesayangannya, Kucing Putih dengan tanda bulan sabit hitam di kening dan Kucing Hitam dengan tanda bintang putih di kening. Kedua anak kucing kembar itu akhirnya diasuh oleh Tikus Tua dan hewan lainnya untuk diajarkan cara bertahan hidup. Pada suatu hari, ada manusia yang mengacak-acak kehidupan kolong bawah jalan tol. Manusia itu menghancurkan rumah-rumah dan tempat penyimpanan makanan mereka.

Setelah itu, mereka menangkap kedua kucing kembar itu untuk dijual ke sebuah toko kucing. Pada sebuah toko kucing, Manusia Pemilik Ruko menamai kucing jantan itu Bobin dan kucing betina itu Kiti Pengkor, akibat kakinya hancur diinjak manusia yang merusak kolong bawah jalan tol itu. Sampai pada suatu hari, salah satu dari kucing kembar itu, Bobin, dibeli oleh Manusia Asing di toko kucing. Kakak beradik itu harus berpisah. Sampai di rumah Manusia Asing yang jauh memasuki hutan, Bobin melihat Manusia Asing itu memakan kucing-kucing yang ia beli.

Di halaman rumah Manusia Asing terdapat kuburan-kuburan kucing yang sudah pernah ia makan. Saat Manusia Asing mengajak Bobin jalan-jalan di halaman rumahnya, ia melihat ada seekor kucing tua yang bersembunyi di semak-semak. Kucing tua itu kemudian merencanakan kabur dari rumah itu bersama Bobin. Petualangan Bobin pun dimulai untuk kembali mencari Kiti Pengkor, adiknya.


Ketersediaan
11330813 BOY d c.1My Library (RAK 800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 BOY d c.1
Penerbit
Jakarta : Gramedia Widisarana indonesia., 2025
Deskripsi Fisik
199hlm.:ilus.;19cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786020530826
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet.4
Subjek
novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik